Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page


MEDAN - WONews.com//. Berawal dari dunia otomotif, dokter muda ini berlabuh ke Partai Golkar. Sosok H Musa Rajekshah SSos MHum pun jadi motivasinya terjun ke politik.
Dialah dr Rizki F Batubara. Anak muda penuh talenta yang saat ini menjadi salah satu punggawa di PD Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Sumatera Utara. 

Rizki sebenarnya bukan ujug-ujug menjadi kader Golkar. Semasa SMA dulu, tahun 2021, ia juga aktif di salah satu organisasi sayap 'Beringin', Satuan Pelajar dan Mahasiswa Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI). 

Ia juga berasal dari keluarga Partai Golkar. Ibundanya, Modesta Marpaung AMKeb SKM, merupakan Bendahara DPD Partai Golkar Medan, juga anggota Fraksi Golkar DPRD Medan. 

Secara kebetulan, di dunia otomotif yang digelutinya, banyak anak muda yang bergabung ke AMPG. Akhirnya, ia memantapkan diri mengikuti jejak sang Bunda, bergabung dengan organisasi sayap Partai Golkar: AMPG Sumut. 

"Kebetulan, mamak juga kan di Golkar. Terlebih lagi, ketua kita, Pak Ijeck (sapaan akrab H Musa Rajekshah S.Sos MHum) juga suka otomotif dan saya juga otomotif. Jadi, tambah klop lah saya bergabung di AMPG. Memang dari 3 bersaudara, cuma saya yang di partai," ungkap putra Adont Batubara ini, Rabu (30/3/2022). 

Alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Methodist Indonesia pada 2019 lalu ini mengatakan, ia makin klop di Golkar setelah mengetahui Ketua AMPG Sumut, Dedi Dermawan, juga penggemar otomotif. 

"Yang saya suka lagi, Ketua AMPG Sumut, bang Dedi juga suka otomotif. Hal itu juga membuat saya jadi tertarik bergabung di AMPG," ujar pria kelahiran 6 Maret 1996 ini. 

Menurutnya, menjadi kader AMPG bukan hanya gagah-gagahan, hanya memakai seragamnya saja. Dia dan kader lainnya benar-benar membesarkan organisasi. Aktif dalam internal organisasi, juga aktif menggelar bakti sosial, membantu masyarakat. 

"Jadi, kami (anak- anak muda) ini, tidak sekadar bergabung dan pakai baju seragam AMPG saja. Tapi, benar- benar aktif di dalamnya," ungkapnya. 

Rizki pun optimis AMPG bisa ikut membesarkan nama Partai Golkar Sumut. Apalagi, para kader Partai Golkar di Sumut terdiri dari orang- orang yang memiliki pengaruh besar provinsi ini. 

"Saya pribadi merasa optimis kali lah Partai Golkar bisa menjadi lebih besar di Sumut ini. Lihatlah, orang- orangnya sekarang, banyak yang berpengaruh dan semakin kemari, Partai Golkar semakin dicintai masyarakat," ujarnya. 

Sementara itu, Ketua AMPG Sumut, Dedi Dermawan mengharapkan kader menjadikan AMPG Sumut sebagai laboratorium pembelajaran untuk memperdalam ilmu keorganisasian. Sehingga, akan menghasilkan kader yang benar- benar bisa mengabdi untuk masyarakat. 

"Tujuannya agar kader AMPG Sumut bisa mewujudkan nilai- nilai keorganisasian dalam bermasyarakat," ujar Dedi Dermawan. 

Sesuai dengan amanah dari Ketua DPD I Partai Golkar Sumut, H Musa Rajekshah, Dedi Dermawan mengharapkan agar kader AMPG Sumut terus berbuat sesuatu yang bermanfaat untuk masyarakat. Agar, keberadaan Partai Golkar semakin dicintai rakyat Sumut. 

"Teruslah berbuat yang positif untuk masyarakat. Apapun latar belakangnya, baik dokter, pengacara, pengusaha dan apapun itu, tingkatlah pengabdiannya untuk masyarakat," pungkasnya. 


Otomotif dan Partai Jadi Satu 

Sebagai kaum milenial, dr Rizki F Batubara mengaku bisa menggabungkan antara otomotif dan organisasi politik. Terlebih lagi, organisasi politik yang digeluti dr Rizki F Batubara bergerak di dunia kepemudaan. 

"Otomotif ini kan dominan diminati oleh anak muda dan organisasi politik yang saya geluti juga bergerak di bidang kepemudaan. Makanya, connect-kan," ujarnya. 

Bicara tentang otomotif, dr Rizki F Batubara sudah meminatinya sejak duduk di bangku SMA. Rizki memilih drag race sepeda motor sebagai hobinya. Sepeda motor yang pertama kali dimilikinya adalah sepeda motor bebek. 

"Karena masih SMA, biaya untuk ikut drag race pun masih minta sama orangtua," sebutnya.
Tapi, setelah berpenghasilan seperti sekarang ini, dr Rizki Fernando Batubara merogoh koceknya sendiri untuk mengikuti kompetisi drag race sepeda motor. 

Usahanya pun membuahkan hasil. Berbekal penghasilannya dari profesinya sebagai dokter di rumah sakit swasta, puskesmas dan Klinik Rizki milik ibunya, dr Rizki Fernando Batubara pun membeli sepeda motor sport yang dirakit oleh tim mekaniknya yang tergabung di Gopal Garage. 

Rizki telah memiliki sepeda motor sport yang siap mengikuti drag race. Terbukti, sepeda motornya itu pun berhasil meraih juara di dua kelas sekaligus, kelas 155 CC dan Kelas Free For All (FFA). 

"Kelas FFA ini, kelas paling bergengsi, karena bisa diikuti oleh semua jenis CC sepeda motor. Syukurnya, sepeda motor saya ini meraih juara satu dan jokinya kita ambil dari luar Sumatera," paparnya bangga. (Arjun)