Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page


MEDAN-Mhd Iqbal Pratama Nasution (20) anak kandung Akhyar Nasution wartawan salah satu media online di Medan disebut alami penganiayaan di dekat rumahnya Jalan Brigjen Katamso Gang Pemuda Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Medan Maimun, Kamis (6/4/2023).


Kasus penganiayaan ini pun sudah dilaporkan korban ke Polsekta Medan Kota sesuai dengan bukti laporan polisi bernomor : LP/B/249/IV/2023/Polsekta Medan Kota/Polrestabesta Medan. Bertanggal 7 April 20023.


Iqbal Pratama Nasution menyebutkan peristiwa pengeroyokan dialaminya pada Kamis (6/4/2023) malam sekira pukul 20.30 WIB di Jalan Brigjend Katamso tepatnya di depan Gang Pemuda.


" Ada kawan saya yang bernama Panca berdiri di atas trotoar tiba- tiba datang si Andika dan langsung mencikik leher si Panca sambil berkata" kau mau main sama ku" kata si pelaku. Melihat leher si Panca tercikik Panca langsung melayang pukulan kearah si Andika terus berantam sama si Andika," sebut Iqbal, Jumat (7/4/2023), malam.


Masih menurut Iqbal, saat masihsatu lawan satu dia pun tidak ikut campur." Cuma saya liatin saja. Tiba tiba masuk si Agung (pelaku) yang katanya dia mau memisahkan,tapi malah memitig si Panca. Dan si Andika dengan brutal memukuli si panca. Saat itu saya langsung lari mau memisahkan si Panca dari pukulan si Andika. Pada saat itu juga si Andika malah menantang dan menunjang saya,terus berantam la saya sama si Andika. Dia pun (Andika ) udah terjatuh saya buat. Disitu juga si Agung memukul pipi saya sebelah kiri hingga lebam," paparnya.


Akhyar, ayah kandung Iqbal berharap, pihak Polsekta Medan Kota bertindak cepat menangkap para pelaku dan melakukan penahanan guna proses hukum selanjutnya.


" Harapan saya kiranya Polsekta Medan Kota secepatnya menangkap para pelaku yang sudah diketahui identitasnya tersebut," katanya berharap.


Sementara pihak Polsekta Medan Kota belum memberikan penjelasan terkait kasus pengeroyokan Iqbal hingga babak belur.(Arj)