Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page


Binjai-WONews.com//. 
Menghadirkan Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung, acara sosialisasi partisipasi Pemilu di depan gedung SMA Negeri 2 Kota Binjai menimbulkan polemik. Pasalnya tempat tersebut adalah kediaman salah satu Bacaleg Kota Binjai 2024 berinisial OB.
Ketua DPC GMNI Kota Binjai, Windi Tanjung sangat menyayangkan pemilihan lokasi acara itu. Menurutnya, kegiatan sosialisasi itu kini  memunculkan pertanyaan mengapa sosialisasi partisipasi Pemilu digelar di rumah salah satu Bacaleg Kota Binjai 2024. Menurutnya, itu dapat menodai netralitas KPU dan Bawaslu terutama Komisioner KPU dan Bawaslu di kota itu.

"Kejadian Ini sangat jelas aneh mengapa KPU RI menyediakan anggaran untuk Sosialisasi tapi di adakan Di rumah pribadi bacaleg ? Ini harus di pertanyakan Netralitas nya" ujar Windi Tanjung, media online melaporkan,minggu (15/10).

Diketahui kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua BAWASLU Kota Binjai dan juga beberapa anggota KPU Kota Binjai yang mana kegiatan tersebut diketahui menggunakan Anggaran KPU RI.
Terlihat anggota KPU Kota Binjai tampak bersikap mencurigakan karena tampil dengan sikap tampak  istimewa kepada Ketua Komisi II DPR RI, meski dia  terdaftar sebagai Bacaleg 2024. Hal itu dinilai dapat menimbulkan kecurigaan atas netralitas KPU Kota Binjai.
"Seharusnya KPU sebagai Penyelenggara Pemilu dan juga BAWASLU selaku pengawas Pemilu harus menjaga Netralitasnya sebagai Lembaga Penyelenggara dan pengawas pemilu. Kalau seperti ini sudah kita ragukan Netralitasnya apalagi Ketua BAWASLU Kota Binjai yang ikut hadir pada acara tersebut" tegas Windi. 

Menurut Windi, Ketua Bawaslu Kota Binjai sudah layak diragukan netralitasnya sebagai pimpinan atas kehadirannya di tempat tersebut.
"Kita menduga adanya anggota KPU Provinsi, Anggota KPU Kota Binjai,Ketua Bawaslu Kota Binjai dan Calon Anggota KPU menjadi Tim sukses Untuk Bacaleg Tersebut dikarenakan Menggunakan Anggaran KPU Kota Binjai" tegas Windi.
Menurutnya hal yang diungkapkannya adalah hal yang wajar atau spekulasi yang wajar ketika ada anggota KPU Provinsi dan juga Kota Binjai serta calon Anggota KPU dan juga Komisioner Bawaslu hadir dalam kegiatan tersebut pantas meragukan netralitasnya. (Arj)