Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page



MEDAN : WartaOneNews.com 29/10/2022. Sabtu siang

Keluarga Besar Lintas Alumni SMA Negeri 6 Medan menggelar  peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, pada Sabtu (29/10/2022) di Grand Kanaya Hotel Jalan Darussalam Medan. Maulid yang bertema "Meneladani Rasulullah SAW, Mempererat Ukhuwah Islamiyah", dihadiri ratusan undangan dari alumni Angkatan 1969 sampai alumni Angkatan 2021. Baik dari Medan dan daerah sekitar dari Jakarta bahkan alumni dari Jerman pun datang. Acara dimulai dengan pembacaan Al Quran dan Sari Tilawah dibawakan Al Hafiz Fahmi Nasir Nasution dan Rafidha.

Ketua Panitia, Muchlis 677, dalam sambutan mengatakan, terima kasihnya atas semua bantuan moril dan materil dari alumni berbagai lintasan. Ia juga berterima kasih kepada seluruh alumni yang hadir dari Medan dan sekitar, dari Jakarta bahkan dari luar negeri yaitu dari Jerman.
"Setelah dua tahun masa pandemi covid  kita lalui baru tahun ini kita dapat membuat acara tatap muka seperti ini. Saya juga ucapkan terima kasih kepada Junirwan 681 yang menggagas ide peringatan ini. Kepada saudara Hendra Hakim 693 juga saya ucapkan terima kasih banyak, sebab menyediakan tempat dan fasiitas yang kita gunakan sebagai posko panitia," katanya.

Pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, Lanjut kata Muchlis, Panitia juga memberikan santunan kepada anak-anak Yatim Piatu dari para Alumni SMA Negeri 6 yang telah wafat. Selain itu, santunan juga diberikan kepada anak Yatim Piatu yang sedang sekolah di SMA Negeri 6 Medan,
"Bahkan tahun ini kita berikan santunan kepada anak Yatim Piatu dan orang tua Yatim Piatu sekitar 40 orang.Terima kasih kepada semua alumni yang telah berpartisipasi," Ungkapnya

Sementara penggagas ide pelaksanaan peringatan Maulid Lintas Alumni SMA Negeri 6, Junirwan 681 melalui Hendra Hakim 693 menyatakan, panitia peringatan Maulid ini luar biasa. Dan ia juga mengatakan salut kepada semua lintas alumni yang telah menyumbangkan segala pemikiran baik moril maupun materil. Terhadap guru-guru SMAN 6, pihaknya memberikan apresiasi karena mendukung dan menyokong acara ini terselenggara. "Kita selenggarakan maulid ini karena untuk mencintai Rasulullah. Setiap nafas dan narasi kita dalam acara maulid ini adalah sebagai bentuk kecintaan kita kepada Kekasih Allah SWT yaitu Rasulullah Muhammad SAW," ujarnya.

Turut Hadir di kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAw. Ketua Ikatan Alumni (IKAL) SMA Negeri 6 Medan, Drg T Indra Azrial 670 menyampaikan apresiasinya kepada seluruh alumni berbagai lintasan, terutama penggagas acara. Acara ini kami dukung sepenuhnya apalagi bisa menjadi wadah alumni semua tingkatan untuk mempererat tali silaturahmi. "Kedepan buat lagi acara-acara lain sehingga kondisi tersebut bisa menciptakan ukhuwah kita sesama Alumni SMA Negeri 6 semakin erat," tutupnya T Indra.

Mewakili Guru SMA Negeri 6 Medan, Rahmadiah SP.d dalam sambutannya mengatakan IKAL SMA Negeri 6 Medan membuat acara Maulid Nabi semeriah ini, luar biasa. Selain sesama alumni dari berbagai lintas, dengan guru-guru pun acara ini menjadi wadah silaturahmi sesuai dengan tema maulid. "Kami ucapkan terima kasih. Teruslah bekerja dan berbuat yang terbaik untuk alumni dan masyarakat. Jadikan SMA Negeri 6 terus berjaya, " kata Rahmadiah penuh semangat.

Dalam Hal ini  Ustad Hasby Al Mawardy dalam tausiah maulid  yang diawali  pembacaan Salawat Nabi Muhammad SAW menyampaikan bahwa kisah maulid Nabi Muhammad SAW. berdasarkan asal usul dan sejarahnya ada lima, yaitu : berkumpulnya manusia, membaca Al Quran, ada tersedia hidangan, menyampaikan sejarah dan kisah kisah Nabi kemudian pulang. Pada.peringatan Maulid ini, kita sudah berkumpul, hidangan sudah ada dan kisah maulid tengah disampaikan. Sebelum kita pulang kata Ustad, hikmah dari berkumpulnya kita ini adalah mendapat pahala dan ketenangan. Dan kita jangan sombong, tetaplah bersilaturahmi, tahu diri dan bersyukur atas nikmat yang telah diberikan. Syukuri yang ada jangan syukuri yang tidak ada. "Jangan hidup seperti ayam, tapi hiduplah seperti penyu. Ayam hanya bertelur sebutir tapi recoknya sekampung tapi penyu memiliki ribuan telur namun ia tak bangga, penyu tetap tenang dan diam. Dalam hidup ini kita jangan menatap ke langit tetapi merunduklah ke bumi seperti Padi" urai Ustad.

Dikesempatan ini Terakhir lanjut Ustad,  momen maulid yang digelar Lintas Alumni SMAN 6 ada memberikan santunan kepada sejumlah anak yatim. Hal ini merupakan amalan yang terbaik. Sedekah pertama atas kelahiran Nabi Muhammad ialah sedekah yang dilakukan paman nabi, Abu Lahab, yaitu dengan membebaskan budaknya bernama Zainab dan kemudian masuk Islam dan menjadi ibu susu Nabi. "Nabi tak minta banyak, dari kita umatnya. Tetapi terhadap sesiapa umatnya yang selalu bersalawat pada pagi, petang, sore hinggakan malam hari, In Syaa Allah mendapatkan safaat dari Rasulullah nanti," tutup Ustad sembari memimpin doa bersama.

Selain pemberian santunan kepada anak Yatim Piatu, Maulid Nabi Lintas Alumni SMA Negeri 6 juga menampilkan pembacaan salawat nabi yang dibawakan grup yang anggotanya terdiri dari perwakilan masing-masing angkatan. Panitia juga menilai para tetamu berpenampilan cantik dan menarik dari tetamu pria dan wanita. Juga ada penilaian penampilan aksi panggung para angkatan dalam membawakan lagu lagu bertema islami. Acara yang dipandu mc Dewi Nasution 693 dan Elvis Zunaidi 693, sejak awal acara hingga berakhir berjalan baik dan lancar. (M. Syafii Hrp/Puput)