Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page


SIANTAR-WONews.com//. 
Mantan Kapoldasu Martuani Sormin, memberikan motivasi kepada para Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen Kota Siantar dalam acara Kuliah Umum, Rabu (12/10) sore. 

Martuani yang hadir sebagai nara sumber dalam acara bertema 'Kolaborasi Pemuda dan MIN ID dalam Membangun Daerah', itu turut mengungkap siasat menghadapi era industri 4.0 yang juga dikenal dengan era disrupsi. 

Pemuda pertama sekali mampu mengenali potensi dirinya. Dengan begitu, impian atau cita-cita akan lebih mudah digapai. Setelah impian tercapai, tidak boleh berhenti. Pemuda yang kreatif, adaptif, inovatif dan kolaboratif pasti mampu bersaing di era yang terus berubah-ubah," papar Sormin di hadapan ratusan mahasiswa.

Perubahan masif yang mengubah sistem dan tatanan bisnis yang lebih baru memantik pemuda untuk meninggalkan egosentris dan membuka diri dengan sesama.

"Kalau kalian (pemuda) masih mengganggap dirimu paling jago, orang lain disepelekan, cara berpikir seperti itu sudah usang. Saat ini, yang dibutuhkan super tim bukan super ego," ujarnya.

Martuani juga menyinggung keberanian pemuda yang mulai tergerus. Padahal, keberanian kata dia ada dalam diri setiap orang. Keberanian itu sendiri menurutnya akan melahirkan imajinasi, kreasi, inovasi dan kolaborasi.

"Bagaimana mahasiswa Nommensen Siantar menawarkan program yang saling menguntungkan dengan PT INALUM atau dengan BUMN lainnya," tandas Martuani yang juga pengawas Yayasan Universitas HKBP Nommensen.

Dialog humanis antara Martuani dan mahasiswa pun berlangsung saat sesi tanya jawab yang diselingi canda tawa. Tak lupa, Martuani mengimbau mahasiswa untuk tetap meminta bimbingan dari Tuhan, Sang pencipta alam semesta.

Kuliah Umum itu dihadiri Rektorat, Dekanat, para dosen dan moderator Rindu Erwin Marpaung.  

Mining Industry Indonesia (MIND ID) adalah BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia yang beranggotakan PT ANTAM, PT Bukit Asam, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero) dan PT Timah. (Arjun)