Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page


MEDAN- Gubsu Edy Rahmayadi diminta untuk turun tangan mengatasi keluhan warga atas kerabnya ngadat aliran air PDAM Tirtanadi Medan. Bahkan, sejumlah warga mengaku kesulitan buang hajat karena air nyaris tak pernah mengalir ke rumah mereka. 

"Kami meminta Pak Edy Rahmayadi untuk segera menindaklanjuti keluhan  kami ini. Kami kesulitan air. Jangankan mandi, untuk buang hajat pun kami kesulitan beberapa hari ini. Terpaksa harus mandah ke rumah keluarga kami yang lain," ujar Tiki Lizia, seorang ibu rumah tangga yang menetap di Komplek J-City, Rabu (12/10). 

Masih menurut wanita ini, keluhan akan sulitnya air itu sudah dialaminya bertahun-tahun. Setiap siang memang susah kali air, tapi dulu dulu gak separah sekarang. Kalau sekarang ini udh siang dan malam makin parah. Ini hari kami sampai harus menampung air hujan untuk persiapan mana tau ada anak-anak yang mau buang air kecil atau pun BAB. 

"Udh seperti tinggal di gurun pasir aja kami sekarang ini, kesulitan air. Karena itu kami minta bantu lah Pak Gubsu, biar jangan sampe separah ini lah pelayanan Tirtanadi itu, rek air bayarnya tetap saja sama. Tapi pelayanan parah kali, apalagi kami sebagai masyarakat pelanggan jika telat membayar mereka pihak PDAM Tirtanadi langsung membari surat teguran berupa pemutusan sementara. Akan tetapi jika air sering mati dan tagihan pun tidak ada berkurang kami tidak pernah komplen ,"keluh Tiki salah seorang warga yang sering terdampak sering mati air PDAM saat di  wartawan online. (Arjun)