Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page


Deli Serdang  Rabu 8/3/2023 WartaOneNews.com 
Korban DBD warga Dusun 1 Jl. Sempurna Desa Bakaran Batu kecamatan Lubuk Pakam terindikasi pada bulan 1 dan 2 tahun 2023 sudah sangat meresahkan warga,  mengambil korban sebanyak 3 orang diduga Positip Demam Ber Darah (DBD) akibat kurang bersihnya Drainase yang dibangun pada masa sebelum berpisahnya dinas perkim dan Cikataru Deli Serdang, kurun waktu 4 tahun lalu yang di seputaran lokasi yang terdampak DBD. dengan tergenangnya parit-parit bahkan lambat adanya rutinitas kebersihan oleh dinas terkait, mempengaruhi syarat-syarat keberadaan Adipura, mencoreng  Adipura yang baru diterima di kecamatan Lubuk pakam.

Kasus Demam Ber Darah (DBD) di jalan Sempurna, desa Bakaran Batu, Kecamatan Lubuk Pakam, Deli Serdang pertama kali di temukan tanggal, 24/1/2023

Dinas kesehatan kabupaten Deli serdang diminta secepat mungkin menangani permasalahan Demam Berdarah (DBD) tersebut untuk
Korban Demam Ber Darah (DBD),Irsat (8), Umairah (9) terkena tanggal 24/1/2023 lalu korban bertambah, Julianto Situmorang (49) terkena pada tanggal 10/2/2023 warga desa Bakaran Batu, sampai berita ini di apdet pihak Puskesmas Lubuk Pakam tidak bekerja secara profesinal dan koferhensip, serta tidak segera melakukan Fogging untuk pencegahan agar jangan bertambah korban baru

Mulai dari Bidan desa, Puskesmas Pembantu (PUSTU) yang berkantor di desa itu, seolah-olah tidak peduli dengan kesehatan masyarakat sekitarnya.

Kepala desa Bakaran Batu, Muhammad Irawan Tanjung mengatakan. " Kita sudah melakukan tindakan pertolongan pertama kepada korban, melakukan gotong royong, melaksanakan 5-M dan melaporkan kasus ini ke Puskesmas Lubuk Pakam, namun yang sangat kami sesalkan pihak Puskesmas belum datang untuk melakukan Fogging, 

Unit Reaksi Cepat (URC) awak media segera menelusuri kasus ini. Nurhayati, selaku petugas medis bagian Fogging di Puskesmas Lubuk Pakam (6/3/2023)  mengatakan, " bukannya kita tidak mau melakukan Fogging, tapi kondisi mesin Fogging kita sudah 3 bulan rusak dan mesin yang rusak itu sudah kita serahkan ke Dinas Kesehatan. ujarnya santai

Ketika media mempertanyakan, " Ok, mesin kita rusak, tapi pihak Puskesmaskan bisa pinjam dari Puskesmas lain.?
Nurhayati menjawab dengan tergagap-gagap, " ia sih bang. " Simpulnya dengan malu.

Tidak puas dengan jawaban yang di peroleh tim URC awak media  dari Puskesmas, tim langsung bergerak ke kantor Dinas Kesehatan Deli Serdang.

dr.Aguswan kepala bidang Pemberantasan Pengendalian Penyakit  (P2P) mengatakan. " Terimakasih bang atas informasinya sambil memerintahkan anak buah agar hari ini juga (6/3/2023) segera turun kelapangan melakukan Fogging di desa Bakaran Batu

Lanjutnya lagi, soal mesin Fogging mereka itu rusak, itu memang benar adanya, tapi nanti kita akan membantu memfasilitasi Puskesmas agar bisa segera di anggarkan pengadaan mesin Fogging untuk tahun ini. " tutupnya.

Lapor pak Bupati, H Ashari Tambunan. Tolong kami warga desa Bakaran Batu terkhusus jalan Sempurna Dusun l agar diperhatikan, jangan sampai jatuh korban lagi. ujar warga setempat.(Syafii)