Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page


27 Juli 2023 
WartaOneNews.Com//. 

MEDAN : Jamaah haji asal Labuhan Batu Utara (Labura), Medan, Gunung Sitoli, Padang Lawas Utara (Paluta) berjumlah 339 orang dengan menumpang pesawat Garuda landing di Bandara Kuala Namu sekira pukul 14.20 WIB dan sampai di Asrama Haji Medan pukul 16.16 WIB pada Kamis (26/7/23). Hadir menyambut Jamaah Haji Kloter 22, Kakanwil Kemenag Sumut Ahmad Qosbi, Kadinkes Sumut Alwi Mujahit, Bupati Labura Hendri Yanto Sitorus SE MM, Wakil Bupati H Syamsul Tanjung ST MH, Sekda Labura H Drs Muhammad Suib, Asisten II Pòalas, Kakan Kemenag Labura dan tamu lainnya.

Diawali pembacaan doa oleh petugas TPIHI Kloter 22, Kamaluddin Kosim Siregar. Selanjutnya Bupati Labura, Hendri Yanto Sitorus mengatakan agar kiranya bapak ibu haji dan hajjah menadi haji yang mabrur. "Kita sambut Jamaah Haji Kloter 22, atas nama Pemprov dan Pemkab kami ucapkan selamat datang dan selamat kembali para tamu Allah . Sehat wal afiat jamaah dari 4 kabupaten dan kota. Ucapkan terima kasih juga kami sampaikan kepada para petugas haji yang telah membimbing dan membina para jamaah selama.di Tanah Suci," katanya.

Selanjutnya Kakanwil Kemenag Sumut Ahmad Qosbi mengatakan, Bapak Ibu haji dan hajjah Kloter 22, hari ini lengkap, berangkat dari daerah menjemput jamaah ada Bupati, Wabup dan Sekda. Yang kami paling muliakan haji dan hajjah Kloter 22 semoga membawa kemabruran. Ahlan wa sahlan selamat datang kembali ke Tanah Air. "Setelah 40 hari yg lalu kita berdoa dan bermunajat agar bapak ibu sehat sehat dan selamat dalam mengerjakan Rukun Islam Kelima, sabar dan ikhlas, terbukti hari ini Bapak Ibu cerah, ceria, berseri pertanda haji mabrur. Kami tetap memberi pelayanan yang terbaik. Maka bapak ibu jangan merasa tersinggung bila ada kekurangan dari kami. Karenanya kami mohon maaf," ujarnya.

Selanjutnya Qosbi menyatakan kalau Bapak Ibu jamaah Kloter 22 mau naik haji lagi, maka 10 tahun yang akan datang baru boleh mendaftar dan akan berangkat pada 2080. Maka sulit berangkat haji menunggu sampai puluhan tahun. "Hari ini Bapak Ibu sudah menjadi haji mabrur, sampai di kampung halaman jadilah penyejuk yang membawa ketenangan bagi keluarga. Ibu-ibu jangan banyak marah kurangi. Bapak-bapak main catur kurangi. Pergilah ke masjid sholat berjamaah," katanya.

Qosbi juga berpesan pada jamah untuk menjaga haji, jaga sikap dan jaga tingkah laku. Bentuklah arisan dan pengajian jamaah haji Kloter 22, sekali sebulan, sekali dua bulan dan seterusnya untuk mempererat silaturahmi. "Kami antar Bapak Ibu dengan doa, selamat jalan, sehat-sehat dan selamat serta dalam lindungan Allah SWT dan berjumpa keluarga. Andai pelayanan kami dari berangkat sampai pulang ada kekurangan kami mohon maaf. Kami beri apresiasi untuk Kloter 22 ini melalui Pemkab Labura," tutup Qosbi. Syafii Harahap/Puput oktora