Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page


Medan- WONews.com//. Rutan Kelas I Medan Kanwil Kemenkumham Sumut mengadakan kegiatan Bakti Sosial Pengentasan Stunting dalam Rangka Hari Dharma Karya Dhika(HDKD) ke-78. Jumat(28/7/2023) pagi.

Bertempat di Joglo depan Rutan Kelas I Medan kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Dan HAM Sumut Bapak Drs. Imam Suyudi, Kadivpas Sumut Bapak Rudy F Sianturi, Kadivmin Sumut Bapak Rudi Hartono, dan Kepala Puskesmas Helvetia, ibu dr. Heva Julietta Sinaga. Dan seluruh Ka.UPT Setempat yang hadir.

Kegiatan Bakti Sosial ini merupakan rangkaian kegiatan yang diadakan dalam rangka memperingati Hari Dharma Karya Dhika Kemenkumham Ke-78, bekerjasama dengan Dharma Wanita Persatuan Rutan I Medan Puskesmas Helvetia dan Kepala Lurah sekecamatan Helvetia. Kegiatan ini diikuti oleh ibu-ibu hamil anak-anak Stunting dari perwakilan masyarakat sekitar dan istri atau anak-anak Warga Binaan Rutan Medan.

Stunting adalah masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak. Stunting juga menjadi salah satu penyebab tinggi badan anak terhambat, Mengingat stunting adalah salah satu masalah kesehatan yang cukup membahayakan, memahami faktor penyebab stunting sangat penting untuk dilakukan.



Maka dari itu di kegiatan ini juga diberikan penyuluhan dan edukasi kepada peserta (ibu hamil, anak Stunting, anak gizi buruk). Demo pengolahan makanan sehat dan mudah dijangkau. Pemberian makanan kepada anak Stunting dan gizi buruk berupa nasi tim, bubur kacang hijau, sate hati ayam, dan sate buah. Juga Pemberian zat besi dan asam folat.



Dalam sambutan nya Kakanwil Sumut menyampaikan Terimakasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Saya berharap bahwa kegiatan ini senantiasa mendapat dukungan dan sinergitas antara lingkungan kantor wilayah khususnya UPT lapas/rutan yang ada di tanjung Gusta dengan Puskesmas setempat karena menyangkut penanganan Stunting ini menjadi hal yang sangat penting dilakukan dan diprioritaskan, saya kira itu menjadi bagian yang harus kita selamatkan bersama karena kedepan generasi yang akan membawa Indonesia maju dan menjadi negara terdepan di dunia harus diberikan edukasi dan penyuluhan dan diberikan kecukupan  gizi yang sehat dan baik. Mudah-mudahan kegiatan ini memberikan manfaat kepada kita semua dan jadi jalinan komunikasi yang tidak terhenti dan berkesinambungan dalam rangka bagaimana kita menangani Stunting ini secara bersama-sama.(Arjun)