Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page


Kamis 6/7/2023
WartaOneNews.Com  

Medan : Alergi kata itu seperti nya yang pas diutarakan untuk Oknum Kepala Sekolah UPT SMP Negeri 17 Medan berinisial JS   beralamat Jl. Kapten M. Jamil Lubis No.108, Bandar Selamat, Kec. Medan Tembung Kota Medan Provinsi sumut kamis pagi (06/07/2023)

Saat awak media ini datang untuk berkunjung ke UPT SMP negeri 17 Medan disambut oleh Penjaga Sekolah yang sedang berada depan kantor guru, tampak para guru sedang menulis mengurusi PPDB siswa yang hendak akan masuk ke SMP Negeri 17 tersebut, para siswa belum masuk bersekolah sehingga sekolah dalam keadaan sepi.

Dikesempatan ini awak  media pun lalu kembali mempertanyakan kepada penjaga sekolah tersebut,"ada ibu kepsek  diruanganya  disekolah ini Pak ucap awak media kepada penjaga sekolah.

Lanjut Penjaga Sekolah menjawab ada tamunya bang kalau tidak salah, tapi coba saya tanya sama guru di dalam kantor siapa tamunya ya bang, "ungkap penjaga sekolah kepada awak media.

Tidak lama berselang 2 menit kemudian sambil keluar dari kantor tata usaha penjaga sekolah mengatakan orang CCTV Atau Buku bang kata guru di dalam bang, tunggu ajalah bang jelasnya penjaga sekolah kepada awak media.

Menunggu dan jenuh hingga hampir satu jam lebihnya seperti dipermainkan yang ditunggu Oknum kepsek JS sepertinya alergi dengan kedatangan wartawan hingga membuat awak media ini kesal dan kecewa, tetapi awak media tetap bersabar mengikuti arah seperti yang dikatakan oleh penjaga sekolah  sebelum nya.
Terkesan seperti seolah olah Oknum kepsek SMP Negeri 17, JS menghindar  dari orang media yang ingin menjumpai nya diruangannya,  

sudah hampir satu jam kemudian awak media inipun izin ke guru dan penjaga sekolah kembali masuk keruangan kepsek memutuskan  untuk pergi keluar dari sekolah tersebut  mengatakan izin dulu ya ibu saya pamit tutur awak media kepada Oknum kepsek  SMPN 17 Medan.

Sambil duduk melihat brosur buku dengan entengnya kepsek menjawab ke awak media  yang menemuinya diruangannya mengatakan masih lama bang karena ini kan ajaran baru MOS perlu pembenahan bang,"ujarnya kepada awak media.

Diduga kepsek mengejar keuntungan pribadi untuk kepentingan bisnis dahulu bukan mengutamakan kepentingan pendidikan anak bangsa terkait   informasi Publik yaitu Publikasi Kegiatan sekolah maupun penerapan penggunaan anggaran dana BOS, sesuai Transparan UU No 14.TA 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, dan UU No 40 pers tahun 1999, Juknis BOS Tahun 2023 (Permendikbud Nomor 63 Tahun 2022) Transparansi,
Akuntable dan terbuka.

Harusnya kepsek baru  bisa lebih menghargai orang lain yang ingin bertamu kepadanya, jangan selalu beralasan saja oknum kepsek JS saat dijumpai oleh media menolak tidak mau dijumpai.

"Dikarenakan  Apakah pihak kepala sekolah alergi dengan pihak media Terkadang ada yang bersembunyi ada yang tidak mau memberitahukankan identitas kepseknya. Ada yang mencari alasan dengan memanfaatkan tamu yang sedang berkunjung keruangannya, berbagai macam cara penolakan yang dilakukan kepsek terhadap awak media.

Inikan menunjukkan kualitas yang buruk sebagai pemimpin dan tak patut dicontoh. Kenapa kepala sekolah alergi terhadap oknum media bukankan media bisa dikatakan adalah mitra setiap semua sekolah.

Ini menjadi PR bagi Kepala Dinas Pendidikan kota Medan Kadisdik  Laksmana Putra Siregar agar lebih menangani dan menanggapi hal seperti ini yang berulang kali terjadi pada nasib awak media yang ingin berkunjung ke setiap unit sekolah di bawah naungan Disdik kota medan dimana pun.

Harapan media ini kepada Bapak Walikota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution, SE., MM terkhusus nya kepada Oknum Kepala Sekolah  UPT SMP Negeri 17 Medan inisial JS agar menegurnya dan jangan terulang lagi kejadian yang sebenarnya tak pantas  dilakukan ASN sebagai Pemimpin khususnya Kepala Sekolah  baru setidak nya harus memahami Standard Pelayanan Minimal SPM.

Cukup kejadian ini hanya dialami awak media sekali ini saja, Bila siapapun awak media  yang datang tolong lah dihargai dan diterima tunjukan lah jiwa seorang pemimpin bila ada yang ingin menemuinyanya jangan kucing -kucingan dan beralasan apapun ataupun berkilah seperti tidak suka dan alergi bila ada awak media yang berkunjung.

Kepada Kadisdik kota medan  Laksmana Putra Siregar, S.H., MSP kami berpesan agar dapat menghimbaukan ini kepada seluruh pihak sekolah baik itu kepada kepala  sekolah maupun staf-nya, Sikap bersahabat dan bermitra seharusnya itu lah contoh sikap Pemimpin. ( Syafii Harahap )