Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page


Selasa Pagi
18/7/2023 WartaOneNews.Com

Medan : Pemilik dan sekaligus sebagai Pemimpin di   Kelompok Bimbingan ibadah Haji dan UMROH (KBIHU) 
Haji Ahmad Mahfuzh,
Haji Husnul Abror Beralamat Jl. IB.Tembeleng No.11 Desa Pantai Gemi Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara menyampaikan terkait pelayananan Haji buat lansia di Mekkah mengatakan kepada awak media soal Pelayanan kita memang harus ikhlas, melayani lansia ini, jadi nanti di tahun depan kalau bisa  petugas-petugas untuk haji ini harus bisa lebih selektif, yang betul-betul ikhlas siap melayani lansia Ucap Ustad Haji Husnul Abror.

Lanjutnya terkait hal itu ditanya soal kendala menjalani ibadah haji di tanah suci Pimpinan Di salah satu KBHIU Haji Ahmad Mahfuzh, 
Ustad Haji Husnul Abror menerangkan memang luar biasa, kendala pasti banyak sedangkan fisik kita makin melemah disana, jadi luar biasa lah komplikatif permasalahan yang dihadapi disana katanya

Di tempat yang sama di Asrama Haji disinggung soal kepulangan jamaah KBIHU semuanya
Ustad H. Husnul Abror  mengatakan  yang pulang ada160 orang jamaah, yang meninggal 1 orang atas nama Satiyem dan 1 orang  tinggal di Mekkah di rumah sakit An Nur Mekkah lagi opname atas nama Musiem. Sedangkan yang  dikebumikan dari Langkat itu ada 5 orang di Mekkah, 1 orang disini di asrama haji Jelasnya

Ustad H Husnul Abror menambahkan
dalam hal ini
untuk proses pemulangan haji yang masih di Sengrouth, mengatakan itu urusan Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) atau Kantor Depertemen Haji memang kita ngak bisa memotong jalur kalau umroh, kita bisa jemput karena itu kita tidak bisa potong jalurnya karena memang ze to ze sebutnya kepada media sambil tersenyum.

Di waktu menunggu penjemputan dari pihak keluarga  
Ustad Haji Husnul Abror yang masih berada di Asrama Haji  
Berharap minta ke depan nya  perbaikan segalanya, perbaikan terus lah dan jangan berhenti lah semuanya tutupnya mengakhiri  ( Syafii Harahap/Puput Oktora )