Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display

404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page


27 July 2023 
WartaOneNews.Com//. 

MEDAN : Pesawat Garuda yang mengangkut 351 Jamaah Haji Kloter 21 asal Paluta, Madina, Palas dan Taput dengan kode penerbangan GIA 3221 landing sekira pukul 15.05 WIB di Bandara Kuala Namu Deli Serdang dan tiba di Asrama Haji Medan pukul 17.10 WIB, pada Rabu (26/7/23). Hadir menyambut kedatangan jamaah haji Kloter 21, Kakanwil Kemenag Sumut, Ahmad Qosbi, Asisten II Pemkab Paluta, Haholongan Siregar SE MM, Ahnad Hilaluddin Daulay, Kabag Kesra Paluta, Kadis Kesehatan Sumut Alwi Mujahit, Kakan Kemenag Paluta Drs Saripuddin Harahap M. Pd, Direktur ALS, Chandra Lubis Kabid Penerimaan dan Pemberangkatan Haji, DR Torang Rambe dan sejumlah pejabat lainnya.

Dari 351 jamaah haji Kloter 21 Paluta turut serta di dalamnya Wakil Bupati Paluta, H.Hariro Harahap SE beserta istri Masdoripa Siregar. Namun ketika jamaah tiba di Asrama Haji dan masuk ke Aula Madinatul Hujaj, Wabup Paluta dibawa ke Klinik Asrama Haji untuk dilakukan pemeriksaan. Kemudian usai pemeriksaan beliau dibawa ke RS Columbia Asia Medan untuk opname. Ketika ditanya sakit apa yang diderita, istri Wabup, Masdoripa Siregar mengatakan Wabup mengalami sesak napas jadi perlu istirahat. "Bapak sakit, sesak nafas jadi perlu istirahat. Ok ya sudah dulu," ujarnya dari dalam mobil dan berlalu.

Sementara Asisten II Kabupaten Paluta, Haholongan Siregar SE MM saat penerimaan jamaah mengatakan atas nama Pemkab pihaknya mengucapkan selamat datang kepada seluruh jamaah. "Kami doakan bapak ibu jamaah sekalian sehat-sehat. Mudah-mudahan Bapak Ibu sekalian menjadi haji yang mabrur," ujarnya.

Sedangkan Kakamwil Kemenag Sumut, Ahmad Qosbi mengatakan Bapak Ibu jamaah Palas semoga kembalinya Bapak Ibu sebagai tamu Allah Dhuyufu5rrahman menjadi haji hajjah mabrur mabrurah. "Selanat datang di Tanah Air Ahlan wa sahlan. Hari ini pulang ke Tanah Air dan selamat pulang ke kampung halaman. Setelah haji Bapak Ibu jadi yang haji mabrur. Hiras Bapak Ibu selamat dan sehat, horas," ujar Qosbi sembari menyelingi pidatonya dengan bahasa Mandailing.

Dikatakan, Bapak Ibu sudah 12 tahun menunggu untuk berangkat haji. Kalau mau mendaftar haji lagi, boleh mendaftar 10 tahun kemudian lalu kalau sudah mendaftar berangkatnya pada 2080. "Susah dan lama mendaftar haji lagi. Pulang ini pelihara haji, pelihara cakap, pelihara sikap dan tingkah laku. Bapak balak seringlah ke masjid, ibu-ibu kurangi merepaet. Jadilah haji hajjah yang membawa ketenangan san kesenangan di tengah-tengah keluarga kita dan lingkungan. Kami ucapkan selamat jalan ke Gunung Tua. Andai kami ada kesalahan dalam pelayanan mulai dari pemberangatan hingga pemulangan ini kami mohon maaf," tutup Qosbi.( Syafii Harahap/Puput Oktora )