Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page


Minggu sore 12 November 2023
WartaOneNews.Com

Medan : Di SMA Negeri 8   Jl.Sampali No.23, Pandau Hulu II, Kec. Medan Area Kota Medan,
Oknum kepsek inisial RAP di tempat yang sama masih diruangan  didampingi  Oknum Anggota PWI Mengaku Honor Guru BK sebagai Wartawan Inisial JZ  menyampaikan disaat itu ke awak media dengan bahasa pelannya hoax-nya itu  mengatakan memperkaya diri ke awak media kenapa judulnya bang buat Memperkaya Diri Dana SPP dan BOS Milyaran Tidak Transparan ujarnya kepada awak media terkesan Oknum Anggota PWi  tersebut diduga membik up dan melindungi Oknum kepsek SMAN 8 inisial RAP. Sabtu siang ( 4/11/2023 )

Yang seharusnya Oknum Anggota PWI Honor Guru BK di SMAN 8 Medan medan insial JZ. jangan melupakan bacaan tertulis diberita tersebut dengan memakai dugaan, dan awak mediapun selalu mengedepankan Asas praduga tak bersalah. Sabtu ( 4/11/23 ) 

di situ kan kita menulis dugaan di depannya karena kepsek tidak menjawab apa yang kita konfirmasi baik telpon dan via SMS melalui WhatsApp seluler terang awak media kepada Oknum. Kepsek SMAN 8 Medan inisial RAP.

Tidak sampai disitu kemudian oknum guru Honor BK mengaku dari salah satu Oknum Anggota PWI Sumut inisial JZ, menjawab kembali Dana SPP dan BOS Milyaran Tidak Transparan artinya kan sudah perencanaan opini di situ jelas nya ke awak media terkesan Oknum anggota PWI Honor Guru BK inisial JZ  melindungi dan membik up oknum kepsek SMAN 8 Medan inisial RAP. Sabtu ( 4/11/23 )

Di akhir ujung Pembicaraan awak media kembali mengatakan kan kita buat menduga karena kita konfirmasi dari telpon baik melalui pesan singkat SMS Whatsaap seluler terlihat centreng dua hitam tanda masuknya SMS awak media ke oknum kepsek SMAN 8 Medan terkait konfirmasi dugaan tidak transparan SPP dan BOS dan lainnya.

Dikesempatan itu Oknum kepsek SMAN 8 Medan inisial RAP sampai saat ini belum memberikan keterangan penjelasan selengkap-lengkapnya terkait dugaan tidak transparansi anggaran Dana SPP, BOS, BOP, Honor Guru GTT dan lainnya. 

kemudian selang beberapa jam kemudian Nomor Wasthaap seluler awak media diblokirnya,  ada apa di situ kan patut kita pertanyakan dan menduga  menyalahgunakan jabatan menggunakan Anggaran Negara, dengan tidak di jawabnya atau bungkamnya bahkan memblokir Wasthaap awak media oleh Oknum kepsek SMAN 8 Medan tersebut, maka awak mediapun  menaikan beritanya. 

Balas saja SMS nya kasih penjelasan lengkap selengkapnya sehingga kita tidak membuat bahasanya seperti itu tambah awak media ke Oknum Kepsek SMAN 8 Medan inisial RAP.

Terkait hal itu Oknum kepala sekolah SMAN 8 Medan inisial RAP membenarkan diri dan berargumen ke awak media di ruangannya mengucapkan kalian nggak ada loh SMS seperti itu, kenapa kalian buat berita tanpa konfirmasi dulu, langsung berita kalian munculkan, dan gambar Saya dari mana dapat kalian,  gambar itu difoto oleh HN makanya saya marah dengan HN izin dia kalau izin dia Kutelpon sekarang, ucapnya ke awak media terkesan dengan nada kesal terkesan seolah olah mengintimidasi awak media Sabtu ( 4/11/23 ) 

coba ibu buka blokir Wasthaap ke saya, coba telepon saya biar nampak di sini masuknya dari SMS ibu, ibu kan ada teleponan di Hanphone saya, terang  awak media memperjelas ke Oknum Kepsek SMAN 8 Medan  dengan berdalih ber alasan  handphone saya rusak, saya saja pakai handphone anak saya ungkapnya ke awak media.

Kita dipanggil bukan hanya untuk mendengar keberatan ibu Oknum kepsek SMAN 8 Medan berikan saja keterangan dan penjelasan selengkapnya terkait perihal yang kita konfirmasi dan kita mau bagus dipanggil bukan di intimidasi seperti ini, 
ada kita telponan sms konfirmasi dari  wasthaap seluler bisa kita buktikan terang awak media ke oknum kepsek SMAN 8 Medan, yang didampingi  Oknum Anggota PWI  Honor Guru BK inisial JZ dan humasnya.

Sambung Oknum kepsek SMAN 8 Medan   mengatakan Saya mau baiknya karena apa ketentuannya kalau datang tamu, orang ini sampai marah-marah kalian datang kemari langsung harus ke humas ibu berlian dulu.

saya kena marah di sini kalau ada datang di sini menerima nerima suka kasih-kasih gini, ke kalian, jaga-jagalah saya sebagai pimpinan ungkap nya dengan kilahnya ke awak media

begitu tahu saya merekam rekam saya bilang sama inisial HN udah enggak benar itu direkam, nomor si HN pun aku blokir lah semua palak aku, sampai saya panggil ini Bu berlian kamu ngomong apa sama orang itu seolah olah kamu kasih Konfirmasi itu sampai menangis dia ujarnya oknum kepsek SMAN 8 Medan dengan kesal ke awak media.

Tidak sampai disitu kemudian pun Oknum  anggota PWI Honor Guru BK inisial JZ terkesan membela Oknum kepsek SMAN 8 Medan inisial RAP mengucapkan ke awak media tapi pak kan harus izin dulu merekam wawancara, saya inilah misalnya bapak merekam, dalam hal ini bukan dalam konteks kita wawancara tapi kan ini Silaturahmi konfirmasi

Lanjut Oknum anggota PWI Honor Guru BK Inisial JZ pun  menambahkan Kalau konfirmasi konfirmasi aja pak, sudah itu media bapak sudah terverifikasi karena sekarang ini banyak wartawan gadungan pintanya ke awak media tersebut.

beliau ini yang di Utus Farianda kemari yang diposisikan Farianda kemari, gini loh pak Safi'i kan kita di sini bukan lagi Wartawan,  cerita Wartawan di sini balik balik ke situ enggak siap siap tegasnya nya Oknum Kepsek SMAN 8 Medan Inisial RAP dengan nada marah dan Jeles ke awak media. ( 4/11/2023 ) ( Syafii )