Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

Home Layout Display

Posts Title Display


404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page


WartaOneNews.com 
Senin siang 7/10/2023

Medan : Pasca pemberitaan dugaan tidak transfaransinya anggaran 
Sumbangan Pembinaan Pendidikan 
( SPP ) dan Bantuan Operasional Sekolah ( BOS ), Biaya Operasional Pendidikan ( BOP ) dan Dana Honor Guru-guru tidak tetap atau GTT  dan lainnya di SMA Negeri 8 Medan Jl. Sampali No.23, Pandau Hulu II, Kecamatan Medan Area,   menjadi Viral di beberapa media Sosial  Rabu Pagi ( 1/11/2023 ) 

Alangkah terkenjut nya   Oknum Kepsek SMAN 8 disambangi awak media ketemu di depan pintu gerbang sekolah nya dengan rasa takut tidak memberikan masuk tamu tim awak media yang ingin konfirmasi ke ruangan nya dengan beralasan hendak pergi melayat dan sehabis itu ke kantor dinas ungkap nya kepada awak media yang ingin menjumpainya Rabu ( 1/11/2023 )

Ketika awak media ingin mempertanyakan terkait dugaan tidak transparansi anggaran SPP dan BOS, BOP, Dana Guru GTT  baik bersumber  dari kutipan Kantin sekolah, dana sampah dan lainnya dari APBN dan APBD, meminta kepsek memberikan waktunya untuk  konfirmasi terkait hal itu, terkesan Oknum kepsek tersebut ingin buru buru mau pergi melayat  mengatakan masalah nya apa saya tidak tau, memang ibu berlian memang humas, jadi macam mana itupun saya sudah marah saya sama dia, tapi memang dia dari mana mau diambil nya dipikirnya maklumlah, 
datangkan kalian saya layani ujarnya oknum kepsek  kepada awak media terkesan dengan pura pura tidak tau ke awak media. 

Lebih lanjut Oknum Kepsek SMAN 8 menyebutkan Iya memang kebetulan repot kali makanya saya berapa hari ini jujur aja sampai semalam, kami pun masih kegiatan, Ini pun kegiatan lagi banyak kali kegiatan, jujur aja dan sejujur nya sangat repot lah memang, kayak ini tadi di telpon disuruh ke dinas, pulang dari melayat siang kesana ucapnya beralasan kepada awak media.

Masih di depan Gerbang SMAN 8 Medan oknum kepsek tidak memberikan masuk awak media. Disinggung untuk memberikan waktunya guna klarifikasi terkait Konfirmasi anggaran SPP dan BOS, BOP, anggaran honor guru GTT dan lainnya di sekolahnya oknum kepsek seperti nya sengaja buang bola ke awak media berinisial HN, saya sama wartawan inisial HN itu bersaudara ungkapnya kepada awak media.

Oknum Kepsek SMAN 8 sebagai Kuasa Pengguna Anggaran ( KPA )  terkesan pasang Badan, dan lempar bola ke Oknum ketua komite SMAN 8 Medan dengan mengatakan biar diadakan saja konfrensi pers ama beliau, apa yang mau dimainkan kami ngak ada salah loh, saya itu terbuka disini,  masalahnya apa kita tidak tau hanya karena jumpai Ama berlian memang dia humas, jadi macam mana katanya kepada awak media dengan pura pura tidak mengerti padahal sebelumnya naik berita sudah  dikonfirmasi awak media melalui SMS Wasthaap selulernya dan sudah diterima tanda masuk  ke nomor wasthaap  oknum kepsek tersbut dengan terlihat tanda centreng dua hitam. Minggu 29/10/23

Di karenakan  tidak membalas konfirmasi SMS Wasthaap seluernya awak media dan ditelpon juga tidak menjawab, membalas Bungkam, bahkan langsung memblokir nomor Wasthaap wartawan setelah itu awak media pun menerbitkan berita.29/10/23

Oknum kepsek SMAN 8 Medan menambahkan    mengatakan biasa kan datangkan saya layani, tapi saat ini jangan lah hari ini, saya repot, besok ada kegiatan, hari kamis ada kegiatan, Sabtu ada kegiatan, hari Senin kegiatan, sebetulnya kegiatan itu disini, hanya kami ngak bisa diganggu. Sabtu Kamis Senin, Kamis Jumat Sabtu saya kegiatan diluar, Rabu Minggu depan Rabu, Minggu depan satu Minggu itu padat, Rabu, Kamis Jumat Sabtu saya ada kegiatan diluar semua kepsek itu, jadi satu Minggu itu semua kepsek ada kegiatan,  nanti kalau sudah tenang tenang saya bilang Ama inisial HN biar kalian datang Ama HN tidak apa-apa ucapnya  kepada awak media membingungkan.

Terkait hal itu awak media  kembali mempertanyakan keberadaan kegiatan apa semua kepsek satu Minggu itu, sesuai perkataannya oknum kepsek SMAN 8 Medan terkesan dengan nada gugup mengucapkan hari ber ulang- ulang ke awak media dan tidak mau meberitahukan enggan menjawab keberadaan kegiatan tersebut.

Nanti kalau sudah tenang tenang saya bilang Ama inisial HN, biar kalian datang sama HN, ngak apa apa, aku keluargaku itu, aku kalau tidak ada duit minta dari dia ucapnya dengan enteng  sambil tertawa. ya kalau ngak ada uang minta Ama dia, pinjam dulu tanya lah ama dia, terbuka  aku sama dia, "gini gini gini" keluarga ku itu, datang kalian sama dia sambungnya dengan nada enteng mau buru buru terkesan kepsek nya diduga pasang badan dengan oknum wartawan inisial HN.

Lanjut awak media bertanya jadi kapan positipnya jumpa sama ibu, boleh tapi jangan Minggu ini diatas Minggu ke 2 lah di tanggal 8,9,10. Pergilah kami dulu ya sudah telat aku ya. Jelasnya  oknum kepsek ke awak media.

Oknum kepsek SMAN 8 medan menambahkan Makanya sekarang mana yang buat pening ku, yang hubungi aku, aku blokir mau kujawab tak tau aku menjawabnya, ya kublokir aja kalian karena aku pening, karena gini mau ku jawab ngak tau aku menjawabnya kan ujung ujungnya duit nanti apa yang mau ku kasih, ngak ada yang mau ku kasih, sama orang kalian, tapi kalau ini nanti kubilang ke inisial HN itu coba berikan, bisalah kubilang Ama dia, hari itu tukang ku datang kemari untuk bayar tukang 41 juta itu, uang dia kupakai semua kucicil lah Ama dia jujur aja ngak ada, bukan aku yang ngak mau apa yang mau kukasih ngak ada.Ucapnya dengan berdalih diduga menolak konfirmasi ke awak media.

Lanjut awak media juga menyampaikan maaf ibu saya potong,besok ada kegiatan kan bisa kita liput berita bagus positipnya masalahnya, terang awak media
Biar kami tau juga biar kami tunggu di warkop aja informasi selanjutnya.

jangan, bukan aku ngak mau apa yang mau kukasih. Ngak ada jangan, ini perjalanan ku jauh, pokok nya tenang lah kuhubungi pun kalian, kublokir kalian karena aku pening mau kujawab kalian salah tapi aku dari pada aku sakit kerja setengah mati boleh,tapi jangan sampai mati, hanya tuhan lah yang tau isi hatiku, banyak kutengok terlihat biasa disekolah ini, belum kuselesaikan 
Anak anak pun ngak mungkin terbengkalai, jadi kan aku harus dengar anggotaku, nanti kubilang Ama inisial HN ya biar diamankan nya nanti kalian ya. 

Lanjut awak media menyampaikan Janganlah ibu jumpakan Ama HN ngak enak kita ibu, kita berkawan sama dia, sama oknum wartawan ibu inisial HN itu terang awak media ke oknum kepsek SMAN 8 Medan.

Kemudian kepsek menyingung konfirmasi oknum wartawan inisial HN, Kenapa  semalam ujarnya kepada awak media 

sepertinya Oknum kepsek SMAN 8 medan terkesan pura pura tidak tau mengetahui sebelumnya Telponan inisial HN ke awak media diduga melarang  wartawan bisa kena UU pers nya tapi karena mengingat kawan pintanya awak media ke oknum kepsek SMAN 8 medan

Telpon lah HN biar jelas diamankan nya kalian.  ucapnya dengan membenarkan diri kepada awak media tersebut tambahnya (  Kartika Silaban Syafii Hrp )